REMBANG – Bupati Harno turun langsung mengunjungi kediaman Mbah Kasnadi (66 tahun), warga lanjut usia penyandang lumpuh di Desa Kedungasem, Kecamatan Sumber, Kabupaten Rembang. Kunjungan ini dilakukan sebagai respons atas kondisi kesehatan dan persoalan sosial yang dialami Mbah Kasnadi, sekaligus memastikan terpenuhinya hak jaminan kesehatan dan bantuan sosial yang sempat terhenti, Jumat (24/04/2026).
Dalam kunjungan tersebut, Bupati didampingi sejumlah pihak terkait, di antaranya Direktur RSUD dr. R. Soetrasno, perwakilan PMI, Dinas Sosial, Kepala Puskesmas Sumber, Camat Sumber, hingga unsur Satlantas Polres Rembang. Kehadiran lintas sektor ini menunjukkan keseriusan pemerintah daerah dalam menangani persoalan warga secara komprehensif dan terkoordinasi.
Bupati Harno menyoroti adanya kendala administratif yang menyebabkan bantuan Program Keluarga Harapan (PKH) untuk Mbah Kasnadi terhenti.
“Saya mendapat informasi bahwa bantuan PKH beliau tidak lagi diterima. Saya datang untuk memastikan kondisi sebenarnya di lapangan,” ungkapnya.
Setelah melakukan verifikasi, ia menemukan adanya ketidaksesuaian data yang harus segera diperbaiki dan langsung menginstruksikan dinas terkait untuk menindaklanjutinya.
Terkait kondisi kesehatan, Bupati memastikan penanganan medis tetap berjalan meskipun Mbah Kasnadi menolak dirujuk ke rumah sakit.
“Secara medis, kondisi beliau membutuhkan perhatian serius. Namun karena beliau memilih dirawat di rumah, saya instruksikan Puskesmas untuk melakukan pemantauan rutin,” tegasnya.
Tim medis juga melakukan pemeriksaan dasar di lokasi, meliputi tekanan darah, gula darah, kolesterol, hingga hemoglobin.
Direktur RSUD dr. R. Soetrasno, Samsul Anwar, menjelaskan bahwa pemeriksaan lanjutan akan terus dilakukan secara berkala.
“Jika hasil hemoglobin di bawah batas normal, maka rujukan ke rumah sakit menjadi keharusan demi keselamatan pasien,” tandasnya.
Selain itu, pemerintah daerah bersama pemerintah desa dan BAZNAS Kabupaten Rembang memastikan seluruh kebutuhan pokok Mbah Kasnadi tercukupi tanpa membebani keluarga.
Mbah Kasnadi menyampaikan rasa syukur atas perhatian yang diberikan.
“Saya sangat senang bisa bertemu langsung dengan Bapak Bupati. Ini seperti doa yang terkabul,” ungkapnya.
Ia pun menyampaikan harapan sederhana, yakni meminta foto Bupati beserta istri untuk dipajang di rumahnya sebagai kenang-kenangan.
“Itu sudah lebih dari cukup bagi saya,” pungkasnya.
Reporter: Mu’ti Hartono I Editor: Adunk














