REMBANG – Bupati Rembang H. Harno, S.E., bersama Wakil Bupati Rembang HM. Hanies Cholil Barro’, menghadiri Pembukaan Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Provinsi Jawa Tengah Tahun 2026 yang dirangkaikan dengan Konsultasi Publik Rancangan Awal RKPD Provinsi Jawa Tengah Tahun 2027.
Kegiatan tersebut berlangsung di Gedung Gradhika Bhakti Praja, Semarang, Jumat (6/2/2026), dan diikuti oleh kepala daerah se-Jawa Tengah, unsur DPRD, perwakilan kementerian, serta pemangku kepentingan pembangunan lainnya.
Bupati Rembang H. Harno, S.E. mengatakan kehadiran pimpinan daerah dalam forum Musrenbang merupakan wujud komitmen pemerintah kabupaten dalam mengawal arah perencanaan pembangunan agar sejalan dengan kebijakan provinsi dan nasional.
“Forum ini penting untuk memastikan kebutuhan daerah terakomodasi dalam perencanaan pembangunan,” katanya.
Ia menegaskan Musrenbang tidak sekadar agenda seremonial, melainkan ruang strategis untuk menyampaikan aspirasi daerah secara terstruktur dan terukur. Perencanaan yang baik, menurutnya, harus berangkat dari kondisi riil dan kebutuhan masyarakat, tegasnya.
Wakil Bupati Rembang HM. Hanies Cholil Barro’ menambahkan konsultasi publik RKPD memberikan ruang partisipasi yang luas bagi DPRD dan masyarakat dalam menyusun arah kebijakan pembangunan. Pokok-pokok pikiran DPRD, jelasnya, menjadi elemen penting dalam perencanaan yang responsif dan berkeadilan.
Dalam forum tersebut dibahas substansi awal RKPD Provinsi Jawa Tengah Tahun 2027, mulai dari prioritas pembangunan, arah kebijakan strategis, hingga penguatan sinergi program lintas wilayah. Pembahasan juga memperhatikan arahan Gubernur Jawa Tengah serta kementerian terkait, terangnya.
Gus Hanies menilai keselarasan perencanaan antarlevel pemerintahan menjadi kunci percepatan pembangunan daerah.
“Tanpa sinkronisasi yang baik, program pembangunan berpotensi tumpang tindih dan kurang efektif,” ucapnya.
Melalui keikutsertaan aktif dalam Musrenbang Provinsi Jawa Tengah ini, Pemkab Rembang berharap perencanaan pembangunan ke depan semakin terarah, partisipatif, dan tepat sasaran demi menjawab tantangan pembangunan daerah yang semakin kompleks, ungkapnya.
Ia menutup dengan harapan agar hasil Musrenbang dapat diwujudkan dalam kebijakan dan program nyata yang berdampak langsung bagi masyarakat.
“Tujuan akhirnya adalah mendorong percepatan pembangunan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat Rembang,” pungkasnya.
Reporter: Mu’ti Hartono I Editor: Adunk














