REMBANG – Bank Indonesia menggelar kegiatan Training of Trainer (ToT) Edukasi Cinta, Bangga, dan Paham (CBP) Rupiah bagi guru SD, SMP, SMA, SMK, dan SLB wilayah eks Karesidenan Pati yang meliputi Grobogan, Blora, Jepara, dan Rembang. Kegiatan tersebut dilaksanakan di Azana Garden Hill Resort, Jl. G. Slamet No. 02, Kunden, Blora, Kamis (12/2/2026).
Kegiatan yang berlangsung pukul 08.00–16.00 WIB itu bertujuan memperkuat literasi kebanksentralan dan menanamkan nilai cinta, bangga, serta paham rupiah melalui peran strategis guru sebagai agen edukasi di sekolah. Acara diawali dengan registrasi, pembukaan, menyanyikan Indonesia Raya, doa, serta sambutan dari jajaran Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Jawa Tengah.
Dalam sambutannya, perwakilan Bank Indonesia menegaskan pentingnya edukasi rupiah sebagai bagian dari penguatan karakter kebangsaan.
“Guru memiliki peran penting dalam menanamkan nilai cinta, bangga, dan paham rupiah kepada generasi muda,” katanya.
Materi yang disampaikan meliputi Pengelolaan uang rupiah, Edukasi CBP Rupiah, Ciri-ciri Keaslian Uang Rupiah Tahun Emisi 2022 (CIKUR TE 2022), Sistem pembayaran non-tunai, serta Perlindungan konsumen. Kegiatan juga dilengkapi dengan pre-test, sharing knowledge, dan post-test untuk mengukur pemahaman peserta.
Di sela kegiatan, Kepala Divisi Sistem Pembayaran, Pengelolaan Uang Rupiah, dan Manajemen Intern Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Jawa Tengah, Karsono, menjelaskan bahwa ToT merupakan strategi berkelanjutan dalam memperluas literasi rupiah melalui dunia pendidikan.
“Ini bukan hanya soal mengenali ciri keaslian uang, tetapi membangun kesadaran menjaga rupiah sebagai simbol kedaulatan bangsa,” jelasnya.
Turut hadir Kepala Bidang SMP Dindikpora Kabupaten Rembang, Ngadiono, M.Pd. Namun, di tengah acara ia izin meninggalkan kegiatan karena memiliki agenda bersama Wakil Bupati Rembang.
Di tempat terpisah, melalui sambungan seluler, Ngadiono menyampaikan bahwa Dindikpora mengapresiasi kegiatan tersebut dan akan menindaklanjuti hasil ToT.
“Kami akan mengundang Ketua MGMP IPS, Ketua MGMP PPKn, serta perwakilan guru SD untuk mengimbaskan materi kepada seluruh guru di Kabupaten Rembang,” ungkapnya.
Ia menegaskan bahwa Dindikpora akan membangun kerja sama dengan Bank Indonesia agar materi CBP Rupiah dapat diintegrasikan dalam pembelajaran di sekolah.
“Harapannya, edukasi ini berdampak nyata bagi peserta didik dan memperkuat karakter kebangsaan,” pungkasnya.
Reporter: Mu’ti Hartono I Editor: Adunk














