222 Personel PDKB Bergerak di Kuningan, Listrik Tetap Menyala

Listrik Tetap Menyala

KUNINGAN – Sebanyak 222 personel yang tergabung dalam 30 tim Pekerjaan Dalam Keadaan Bertegangan (PDKB) PLN bergerak serentak melakukan pemeliharaan di 304 titik jaringan listrik di Kabupaten Kuningan.

Bakti PDKB tersebut melibatkan personel dari Jawa Barat, Jawa Tengah, dan Yogyakarta. Pekerjaan dilakukan tanpa menghentikan aliran listrik pada jaringan yang ditangani sehingga aktivitas masyarakat tetap dapat berjalan selama pemeliharaan berlangsung.

Melalui metode PDKB Sentuh Langsung, petugas melakukan pekerjaan pada jaringan yang tetap bertegangan dengan kompetensi khusus serta penerapan prosedur keselamatan kerja.

Wakil Bupati Kuningan Tuti Andriani, S.H., M.Kn., mengapresiasi pelaksanaan Bakti PDKB. Menurutnya, kontinuitas pasokan listrik memiliki peran penting dalam mendukung aktivitas masyarakat hingga pertumbuhan ekonomi daerah.

“Pasokan listrik yang andal dan tanpa putus merupakan salah satu urat nadi utama dalam menopang kehidupan masyarakat, menggerakkan roda perekonomian, memajukan sektor pariwisata, serta melayani fasilitas publik,” ujar Tuti.

Menurutnya, pekerjaan PDKB membutuhkan keahlian teknis, presisi, keberanian, serta disiplin tinggi terhadap standar keselamatan kerja.

“Berkat dedikasi para petugas PDKB, masyarakat Kabupaten Kuningan dapat terus menikmati aliran listrik untuk beraktivitas, belajar, dan berusaha tanpa terganggu pemadaman. Ini merupakan wujud pelayanan publik yang sangat luar biasa,” katanya.

General Manager PLN UID Jawa Barat Muhammad Joharifin mengatakan, Bakti PDKB merupakan bagian dari upaya menjaga keandalan jaringan sekaligus meminimalkan dampak pemeliharaan terhadap pelanggan.

“Di balik listrik yang terus menyala, ada pekerjaan pemeliharaan yang harus dilakukan untuk memastikan jaringan tetap andal. Melalui PDKB, kami dapat melakukan pekerjaan tersebut tanpa harus selalu menghentikan aliran listrik,” ujar Muhammad Joharifin.

Dalam kegiatan tersebut, PLN memperkirakan potensi energi tidak tersalurkan yang dapat dihindari mencapai 1.022.055 kilowatt hour (kWh) atau senilai sekitar Rp1,038 miliar.

“Bagi kami, kontribusi PDKB bukan hanya dilihat dari berapa banyak titik jaringan yang berhasil ditangani. Yang lebih penting adalah bagaimana pekerjaan tersebut memberikan manfaat bagi pelanggan,” tambahnya.

Dalam Bakti PDKB di Kuningan, tim menangani enam jenis pekerjaan, meliputi pemasangan Lightning Arrester Jaring, pemasangan Protective Sleeve, pemeliharaan FCO Jaring, penggantian Lightning Arrester Jaring, pemeliharaan Konduktor Terurai, serta pemeliharaan Jumper Atas.

Seluruh pekerjaan dilakukan personel dengan kompetensi khusus menggunakan peralatan dan prosedur kerja sesuai standar keselamatan.

Kolaborasi tim PDKB dari tiga wilayah tersebut memungkinkan pemeliharaan ratusan titik jaringan dilakukan secara serentak. Di tengah pekerjaan tersebut, pasokan listrik tetap dipertahankan sehingga aktivitas rumah tangga, usaha, ekonomi, pendidikan, dan pelayanan publik dapat terus berjalan.

(Red)

Komentar

Komentar

Mohon maaf, komentar belum tersedia

Komentar menjadi tanggung-jawab Anda sesuai UU ITE.

Berita Terkait

Search