KABUPATEN BOGOR — Pemerintah Desa Petir, Kecamatan Dramaga, Kabupaten Bogor, mulai merealisasikan 60 persen dana bantuan Pemerintah Kabupaten Bogor tahap pertama tahun 2026. Anggaran tersebut diarahkan untuk mendukung pembangunan infrastruktur, digitalisasi desa, pemberdayaan masyarakat, hingga pengembangan potensi ekonomi lokal.
Kepala Desa Petir, Sukardi, mengatakan sekitar 40 persen dari anggaran yang tersedia dialokasikan untuk pembangunan infrastruktur.
“Untuk infrastruktur kita menyambung Jalan Cibeureum Jiung sampai Sukajadi, panjangnya kurang lebih 1.300 meter dengan lebar 3 meter. Untuk TPT ada lima titik,” ujar Sukardi, Senin (28/9/2026).
Menurut Sukardi, pembangunan tersebut diharapkan tidak hanya meningkatkan aksesibilitas masyarakat, tetapi juga mendorong aktivitas ekonomi warga di Desa Petir.
Selain pembangunan fisik, Pemdes Petir mengarahkan program pemberdayaan masyarakat pada pengembangan sektor pertanian, usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM), pengelolaan kebersihan lingkungan, serta potensi wisata.
Salah satu kawasan yang menjadi perhatian berada di RW 6 yang memiliki akses menuju wilayah Tenjolaya. Kawasan tersebut diharapkan dapat dikembangkan sebagai percontohan yang memadukan pengelolaan sampah, UMKM, pertanian, dan potensi wisata.
Sampah yang masih dapat dimanfaatkan direncanakan untuk diolah menjadi berbagai produk bernilai guna, seperti pot dan polybag, sekaligus mendukung pengembangan pertanian hidroponik.
“Dengan adanya program ini, kita berharap kebersihan, wisata dan UMKM bisa berjalan. Kita juga mengangkat sektor pertanian, termasuk pemanfaatan sampah yang didaur ulang menjadi pot, polybag dan kebutuhan hidroponik untuk mengangkat perekonomian masyarakat,” jelasnya.
Dalam pelaksanaan program pemberdayaan, pemerintah desa juga melakukan penjaringan terhadap calon penerima manfaat. Langkah tersebut dilakukan agar bantuan dapat disalurkan secara tepat sasaran dengan turut mempertimbangkan kondisi sosial ekonomi masyarakat berdasarkan data desil.
Program digitalisasi desa turut menjadi bagian dari agenda pembangunan. Dengan jumlah penduduk sekitar 15 ribu jiwa, Pemdes Petir menargetkan pendataan masyarakat serta pemanfaatan Identitas Kependudukan Digital (IKD) dapat semakin optimal.
Sukardi mengatakan digitalisasi dan pembenahan data masyarakat diharapkan dapat mendukung peningkatan pelayanan sekaligus tata kelola pemerintahan desa.
“Kita berharap warga yang terlibat juga bisa membantu pemerintahan desa ke depan. Termasuk digitalisasi dan pendataan masyarakat harus benar-benar terarah,” katanya.
Sukardi juga menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Bogor atas dukungan program bantuan yang diberikan kepada Desa Petir. Ia berharap program tersebut dapat memberikan manfaat nyata dan mendorong peningkatan ekonomi masyarakat.
“Saya mengucapkan terima kasih kepada Pemkab Bogor melalui Pak Bupati Rudi Susmanto dan Pak Wakil Bupati Jaro Ade. Mudah-mudahan ke depan lebih lancar untuk masyarakat, khususnya di Desa Petir. Dengan adanya bantuan ini masyarakat sangat terbantu dan mudah-mudahan ekonominya bisa meningkat,” pungkasnya.
Reporter: Masnun
Editor: Adunk









