Direktur Utama PT. PLN Enjinering, Chairani Rahmatullah saat menyampaikan laporannya mengatakan, pihaknya ada disini untuk Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Banggai dan Job Tomori selaku penyedia gas.
“Beberapa peran strategis dari pembangkit ini antara lain, memanfaatkan Sumber Daya Alam Gas Kabupaten Banggai untuk keperluan masyarakat Banggai dan Sulawesi melalui listrik,” terang Chairani.
Tentu saja, kata dia, peran strategis lainnya bagi PLN ini adalah, perbaikan biaya produksi listrik bagi Pemkab Banggai tentunya untuk peningkatan pendapatan daerah.
Kehadiran Bupati Banggai dalam acara peresmian itu, tidak hanya sebagai tanda dukungan penuh terhadap proyek tersebut, tetapi juga sebagai representasi komitmen Pemkab Banggai, untuk memastikan keberhasilan pembangunan infrastruktur energi yang berkelanjutan.
Dengan kapasitas yang cukup besar, PLTMG Luwuk, mampu menjadi tulang punggung infrastruktur energi di wilayah tersebut, serta memberikan kontribusi nyata terhadap pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat.
Peresmian First Gas-In dan First Firing PLTMG Luwuk 40 MW tidak hanya menjadi tonggak bersejarah dalam pembangunan infrastruktur energi di Kabupaten Banggai, tetapi juga menandai awal dari era baru dalam pelayanan energi yang lebih handal dan berkesinambungan bagi seluruh masyarakat. (*/PAR)














