KABUPATEN BOGOR – Aspirasi masyarakat Kecamatan Dramaga, Kabupaten Bogor, kembali menjadi sorotan dalam agenda reses yang digelar anggota DPRD Kabupaten Bogor dari Fraksi PPP, Muhammad Hasani, ST pada Rabu (11/2/2026).
Ia menegaskan komitmennya untuk mengawal setiap usulan warga agar dapat direalisasikan, dengan tetap mempertimbangkan skala prioritas di tengah kebijakan efisiensi anggaran pemerintah daerah.
Sebagai wakil rakyat dari Daerah Pemilihan (Dapil) 4, Hasani menyatakan memiliki tanggung jawab moral dan politik untuk memperjuangkan kebutuhan masyarakat.
Namun, ia mengingatkan bahwa tidak seluruh usulan dapat langsung direalisasikan mengingat keterbatasan fiskal dan luasnya cakupan pembangunan di Kabupaten Bogor.
“Kita wajib mengawal dan memperjuangkan aspirasi masyarakat Dramaga. Tetapi harus ada skala prioritas, terutama program-program yang sifatnya urgent dan benar-benar dibutuhkan masyarakat,” ujarnya.
Ia menjelaskan, kebijakan efisiensi anggaran membuat pemerintah daerah harus lebih selektif dalam menetapkan program prioritas. Usulan yang berdampak langsung dan mendesak bagi masyarakat akan menjadi fokus utama dalam pembahasan di tingkat komisi, badan anggaran, maupun forum resmi lainnya di DPRD.
Dorong Program Kepemudaan
Salah satu aspirasi yang menjadi perhatian adalah penguatan program kepemudaan. Hasani mengungkapkan bahwa pihaknya telah mendorong dua program pelatihan melalui Dinas Pemuda dan Olahraga Kabupaten Bogor (Dispora) guna meningkatkan kapasitas pemuda di Dramaga.
“Untuk OKP dan pelatihan kepemudaan, sudah ada dua pelatihan yang kami dorong melalui Dispora. Tinggal teman-teman pemuda berkoordinasi dengan kecamatan dan KNPI untuk menentukan pelaksanaannya,” jelasnya.
Potensi Hutan Kota Jadi Bumi Perkemahan
Selain sektor kepemudaan, pengembangan kawasan hutan kota Dramaga juga masuk dalam pembahasan. Lahan yang sebelumnya telah ditanami dalam program hutan kota dinilai memiliki potensi untuk dimanfaatkan sebagai bumi perkemahan.
Menurut Hasani, realisasi pemanfaatan tersebut memerlukan pengajuan administratif dari Kwartir Ranting (Kwaran) kepada Kwartir Cabang (Kwarcab), dengan tetap memperhatikan aspek aset daerah dan regulasi yang berlaku.
“Potensi hutan kota ini sangat bagus. Tinggal bagaimana administrasinya diajukan dan dikelola dengan baik agar bisa dimanfaatkan untuk kegiatan kepramukaan dan kepemudaan,” tambahnya.
Saat ini, pembahasan program pembangunan disebut telah memasuki tahap lanjutan setelah parsial pertama selesai. Ia memastikan akan terus mengawal agar program prioritas masyarakat Dramaga dapat masuk dalam pembahasan parsial berikutnya.
Dengan komitmen tersebut, Hasani berharap aspirasi masyarakat tidak berhenti di forum reses semata, tetapi dapat diwujudkan dalam bentuk program nyata yang memberi manfaat langsung bagi warga.
Reporter: Masnun | Editor: Adunk














