KOTA BEKASI – Panitia Peringatan Hari Pers Nasional (HPN) Bekasi Raya 2026 yang dipimpin Ade Muksin bersama jajaran panitia menyerahkan Piagam Penghargaan Anugerah Pers Bekasi Raya 2026 sekaligus laporan pelaksanaan kegiatan HPN Bekasi Raya 2026 kepada Wali Kota Bekasi, Dr. Tri Adhianto Tjahyono, S.E., M.M., dan Wakil Wali Kota Bekasi, Dr. Abdul Harris Bobihoe, di Kantor Pemerintah Kota Bekasi, Senin (22/6/2026).
Penyerahan dilakukan langsung usai apel pagi Pemerintah Kota Bekasi dan menjadi bagian dari penutupan rangkaian kegiatan HPN Bekasi Raya 2026 dan Hari Kebebasan Pers Sedunia yang telah berlangsung pada 11–13 Juni 2026 di Gedung Creative Center (GCC), Margahayu, Bekasi Timur, Kota Bekasi.
Ketua Panitia HPN Bekasi Raya 2026, Ade Muksin, mengatakan bahwa penyerahan piagam penghargaan dan laporan kegiatan merupakan bentuk penghormatan, apresiasi, sekaligus pertanggungjawaban moral panitia kepada Pemerintah Kota Bekasi yang telah mendukung terselenggaranya seluruh rangkaian kegiatan.
“Kami menyampaikan terima kasih kepada Pemerintah Kota Bekasi, khususnya Wali Kota Bekasi, Wakil Wali Kota Bekasi, Diskominfostandi Kota Bekasi, serta seluruh perangkat daerah yang telah mendukung pelaksanaan HPN Bekasi Raya 2026. Alhamdulillah seluruh rangkaian kegiatan berjalan dengan lancar, aman, dan sukses,” ujar Ade Muksin.
Menurutnya, penghargaan yang diberikan kepada Wali Kota dan Wakil Wali Kota Bekasi merupakan bentuk apresiasi insan pers Bekasi Raya atas komitmen pemerintah daerah dalam membangun komunikasi publik yang sehat, mendukung keterbukaan informasi, serta menjaga kemitraan yang baik dengan insan pers.
Selain menyerahkan piagam penghargaan, panitia juga menyampaikan laporan kegiatan yang memuat seluruh rangkaian pelaksanaan HPN Bekasi Raya 2026, mulai dari Seminar Jurnalistik dan Keterbukaan Informasi Publik, donor darah, pemeriksaan kesehatan gratis, santunan anak yatim, hingga puncak Anugerah Pers Bekasi Raya 2026.
Ade menegaskan bahwa hubungan antara pers dan pemerintah daerah harus terus dibangun dalam semangat kemitraan yang sehat dan profesional.
“Pers tetap menjalankan fungsi kontrol sosial secara independen, kritis, dan profesional. Namun di sisi lain, pers juga memiliki tanggung jawab sebagai mitra strategis dalam menyampaikan informasi pembangunan dan memberikan edukasi kepada masyarakat,” katanya.
Sementara itu, Wali Kota Bekasi, Dr. Tri Adhianto Tjahyono, menegaskan bahwa Pemerintah Kota Bekasi selalu terbuka terhadap berbagai masukan, saran, maupun kritik yang disampaikan masyarakat dan insan pers.
“Saya sampaikan hari ini bahwa Pemerintah Kota Bekasi selalu menerima apa yang menjadi masukan dan saran dari masyarakat. Kami bukan pemerintah yang anti kritik,” tegas Tri Adhianto.
Menurutnya, Pemerintah Kota Bekasi selama ini terus berupaya menghadirkan berbagai program dan kebijakan yang berdampak positif bagi masyarakat.
“Selama ini Pemerintah Kota Bekasi selalu berusaha melakukan berbagai upaya untuk menghadirkan hal-hal yang positif bagi masyarakat,” ujarnya.
Sebagai bentuk keterbukaan informasi dan pelayanan publik, Pemerintah Kota Bekasi juga telah membuka berbagai kanal komunikasi dan pengaduan yang dapat diakses masyarakat selama 24 jam.
“Sebagai contoh, kami membuka kanal komunikasi dan pengaduan 1×24 jam melalui berbagai platform, seperti Instagram, Facebook, dan akun resmi Pemerintah Kota Bekasi,” katanya.
Tri Adhianto juga menekankan pentingnya membangun kolaborasi antara pemerintah, media, organisasi kemasyarakatan, akademisi, dunia usaha, dan masyarakat dalam mendukung pembangunan daerah.
“Pemerintah Kota Bekasi juga menekankan bahwa kita harus mampu menjalin kolaborasi bersama media dan organisasi kemasyarakatan agar dapat mewujudkan kemajuan pembangunan serta menjaga keseimbangan pertumbuhan ekonomi di Kota Bekasi,” pungkasnya.
Senada dengan itu, Wakil Wali Kota Bekasi, Dr. Abdul Harris Bobihoe, mengapresiasi semangat persatuan yang ditunjukkan para wartawan dari berbagai organisasi profesi, kelompok kerja, komunitas, dan paguyuban wartawan yang terlibat dalam penyelenggaraan HPN Bekasi Raya 2026.
“Kami melihat HPN Bekasi Raya bukan hanya menjadi ajang seremonial, tetapi juga wadah mempererat silaturahmi, memperkuat profesionalisme, dan membangun kebersamaan insan pers Bekasi Raya. Semoga sinergi yang telah terjalin selama ini dapat terus dipertahankan dan ditingkatkan,” ujar Harris Bobihoe.
HPN Bekasi Raya 2026 mengusung tema “Pers Bersatu, Bekasi Raya Maju”, yang menjadi semangat bersama untuk memperkuat persatuan insan pers, meningkatkan profesionalisme jurnalistik, serta mempererat kolaborasi antara pers, pemerintah, dan masyarakat.
Melalui penyerahan piagam penghargaan dan laporan kegiatan tersebut, panitia berharap semangat kebersamaan yang telah terbangun selama penyelenggaraan HPN Bekasi Raya 2026 dapat terus berlanjut sebagai modal penting dalam mewujudkan Bekasi yang semakin maju, harmonis, informatif, dan berdaya saing.
“HPN Bekasi Raya 2026 telah selesai dilaksanakan, namun semangat kebersamaan, persatuan, dan profesionalisme insan pers Bekasi Raya harus terus hidup dan menjadi energi positif bagi kemajuan daerah,” tutup Ade Muksin.
Reporter: Denor Editor: Adunk









