KABUPATEN BEKASI – Plt Bupati Bekasi Asep Surya Atmaja mengapresiasi dedikasi dan pengabdian para bidan di Kabupaten Bekasi yang selama ini terus bersinergi dengan Pemerintah Kabupaten Bekasi dalam meningkatkan derajat kesehatan masyarakat.
Kontribusi para bidan dinilai memiliki peran strategis dalam menekan angka stunting serta menurunkan angka kematian ibu dan bayi melalui pelayanan kesehatan yang berkualitas hingga tingkat masyarakat.
Hal tersebut disampaikan Asep Surya Atmaja didampingi Ketua TP PKK Kabupaten Bekasi, Nia Asep Surya, saat menghadiri Puncak Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Ikatan Bidan Indonesia (IBI) ke-75 tingkat Kabupaten Bekasi yang digelar di Hotel Holiday Inn, Cikarang Selatan, Sabtu (25/7/2026).
“Saya mengucapkan terima kasih kepada seluruh bidan di Kabupaten Bekasi yang selama ini telah berkolaborasi dengan pemerintah dalam menurunkan angka stunting, angka kematian ibu, dan angka kematian bayi,” ujar Asep.
Menurutnya, keberhasilan pembangunan kesehatan tidak terlepas dari peran aktif para bidan sebagai garda terdepan dalam memberikan pelayanan kesehatan, khususnya bagi ibu hamil, ibu melahirkan, bayi, balita, serta pendampingan keluarga sejak masa kehamilan hingga tumbuh kembang anak.
Asep berharap Ikatan Bidan Indonesia (IBI) Kabupaten Bekasi semakin solid sebagai organisasi profesi yang mampu melahirkan bidan-bidan profesional, berintegritas, serta terus meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan kepada masyarakat.
Ia menilai tema HUT IBI ke-75, “One Million More Midwives”, menjadi pengingat bahwa pembangunan kesehatan membutuhkan semakin banyak tenaga bidan yang kompeten, berdedikasi, dan mampu menjangkau seluruh lapisan masyarakat.
“Bidan memiliki peran penting sebagai pendamping keluarga dalam menjaga kesehatan ibu, bayi, serta tumbuh kembang anak sejak dini. Karena itu, peningkatan kompetensi dan profesionalisme bidan harus terus didukung,” katanya.
Selain memberikan apresiasi, Plt Bupati Bekasi juga menanggapi aspirasi para bidan praktik mandiri terkait penguatan kemitraan dalam pelayanan kesehatan. Pemerintah Kabupaten Bekasi, lanjutnya, akan berkoordinasi dengan BPJS Kesehatan agar semakin banyak bidan praktik mandiri dapat bergabung dalam jejaring pelayanan kesehatan.
Menurutnya, perluasan kemitraan tersebut diharapkan dapat meningkatkan akses layanan kesehatan masyarakat sekaligus memperkuat peran bidan dalam sistem pelayanan kesehatan daerah.
“Nanti akan kita bicarakan dengan pihak BPJS agar semakin banyak bidan praktik mandiri dapat berjaring dalam pelayanan kesehatan sehingga memberikan manfaat bagi masyarakat maupun para bidan,” jelasnya.
Di akhir sambutannya, Asep berharap IBI Kabupaten Bekasi terus menjadi mitra strategis pemerintah dalam meningkatkan kompetensi anggotanya, menjaga etika profesi, serta menghadirkan pelayanan kesehatan yang semakin berkualitas.
Ia optimistis kolaborasi antara pemerintah daerah dan IBI akan semakin memperkuat upaya peningkatan kualitas kesehatan masyarakat sekaligus mendukung terwujudnya generasi Kabupaten Bekasi yang sehat, cerdas, dan berkualitas menuju Indonesia Emas 2045.
“IBI Kabupaten Bekasi kami harapkan terus menjadi mitra strategis pemerintah dalam meningkatkan kompetensi anggotanya, menjaga etika profesi, serta menghadirkan pelayanan kesehatan yang semakin baik bagi masyarakat,” tutup Asep. (ADV)









