Sukabumi, Jabar – Wakil Bupati (Wabup) Sukabumi H. Iyos Somantri meninjau pembangunan Mini Soccer Cikiray, Kecamatan Cisaat dan Balai Benih Ikan (BBI) Talaga, Kecamatan Caringin.
Mini Soccer Cikiray merupakan fasilitas olahraga yang dibangun Pemerintah Daerah (Pemda) melalui Dinas Kebudayaan, Pemuda, dan Olahraga (Disbudpora) Kabupaten Sukabumi, Lapangan seluas 60×40 meter persegi yang berstandar internasional secara fisik bangunan tersebut hampir selesai dalam pengerjaannya.
Sementara untuk pembangunan BBI Talaga telah terbangun tujuh kolam ikan, ke tujuh kolam dibangun di area seluas 1,9 hektare yang bersumber dari Anggaran Pembangunan Belanja Daerah (APBD), Dana Alokasi Khusus (DAK), dan Bantuan Keuangan (Bankeu). Rabu, (2/11/2022).

H. Iyos Somantri mengatakan, berbagai pembangunan yang ditinjau sudah hampir selesai, meskipun baru selesai untuk tahap pertama, BBI Talaga ataupun mini soccer merupakan proyek berkelanjutan, untuk di tahap awal ini pembangunannya sudah hampir selesai.
“Maka dari itu, proyek ini harus terus dilanjutkan setiap tahunnya. Sehingga, berbagai fasilitas yang ada bisa benar – benar sempurna, dan perlu beberapa tahap lagi sehingga seluruh fasilitas dapat tersedia, ” katanya.
Lanjut Wabub, Proyek ini harus diprogramkan di tahun berikutnya, sebab ini proyek berkelanjutan yang harus dilakukan di tahun yang akan datang, apalagi, proyek ini berdampak besar bagi masyarakat, sehingga harus ditingkatkan dan diprioritaskan.
“Proyek yang kami pantau hari ini potensinya luar biasa, baik bagi Pemda maupun masyarakat sekitar, terutama dalam peningkatan ekonomi masyarakat, kesehatan masyarakat serta menumbuh kembangkan animo masyarakat terhadap olahraga, serta ke depannya di mungkinkan menjadi sumber PAD untuk Kabupaten Sukabumi juga,” ungkapnya.
Subkor Pengembangan dan Pembinaan Olahraga Prestasi Disbudpora Kabupaten Sukabumi Shindu Yama Aditya mengatakan, pembangunan Mini Soccer Cikiray sudah hampir selesai dengan progres pekerjaan sekitar 87 persen, bahkan dimungkinkan selesai dalam waktu sepekan ke depan.
“Kegiatan tahap pertama sudah hampir selesai, tinggal pemasangan rumput sintetis dan kawat harmonika, untuk tahap pembangunan berikutnya tinggal melengkapi fasilitas penunjang lainnya,” bebernya.
Sementara itu, Kepala UPTD BBI Dinas Perikanan Kabupaten Sukabumi Iin Lidinillah mengatakan, tujuh kolam yang dibangun terdiri dari, tiga kolam berasal dari anggaran Bankeu, satu dari DAK, dan tiga kolam tanah dari APBD, jadi keseluruhannya ada tujuh untuk di tahun anggaran 2022 ini.
Menurutnya, kolam ikan di BBI Talaga akan digunakan untuk pengembangan ikan hias dan konsumsi, terutama ikan koi dan nila.
“Untuk ikan nila dan koi akan kita kembangkan, sekarang sedang dalam tahap ujicoba dengan kolam yang ada. Alhamdulillah, hasilnya sudah cukup memuaskan,” pungkasnya. (Cecep Ridwan).














