Bupati Harno Paparkan Capaian Kesehatan dan Pembangunan di Maulid PP Krajan Arum Al Falah

Maulid Nabi SAW

REMBANG – Bupati Rembang H. Harno, S.E., memaparkan sejumlah capaian dan rencana pembangunan daerah saat menghadiri Pengajian Akbar dalam rangka memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW di Pondok Pesantren Krajan Arum Al Falah, Desa Lodan, Kecamatan Sarang, Ahad (13/9/2026).

Kegiatan tersebut turut dihadiri Hj. Musringah Harno, Pengasuh PP Krajan Arum Al Falah K. Ngibadurrohman, S.E., M.Pd., para kiai, tokoh masyarakat, serta jamaah.

Usai Mahalul Qiyam, Bupati Harno menyampaikan sejumlah program Pemerintah Kabupaten Rembang dalam memenuhi kebutuhan dasar masyarakat. Salah satu sektor yang menjadi perhatian adalah pelayanan kesehatan.

Menurut Harno, layanan BPJS Kesehatan yang pembiayaannya ditanggung Pemkab Rembang telah berjalan selama dua tahun bagi masyarakat yang memenuhi ketentuan.

“Untuk masyarakat yang memiliki KTP Rembang, kalau merasa kurang sehat segera berobat ke puskesmas atau rumah sakit. Tidak perlu merasa kesulitan, karena pemerintah berupaya mencukupi kebutuhan biaya kesehatan masyarakat,” ujar Harno.

Ia menegaskan, peningkatan pelayanan kesehatan menjadi salah satu perhatian serius pemerintah daerah. Harno juga menyampaikan bahwa Kabupaten Rembang baru-baru ini memperoleh apresiasi di bidang kesehatan tingkat Jawa dan Bali.

“Alhamdulillah, Rembang mendapatkan apresiasi sebagai yang terbaik di Jawa dan Bali. Ini bukti nyata bahwa pelayanan kesehatan kita benar-benar dinilai dan teruji,” ungkapnya, disambut tepuk tangan jamaah.

Di sektor pendidikan, Harno menyebut Kabupaten Rembang mendapat dukungan pembangunan lebih dari 70 titik fasilitas pendidikan, mulai tingkat TK, SD hingga SMP, baik negeri maupun swasta.

Selain itu, program Sekolah Rakyat dari pemerintah pusat juga mulai berjalan di Kabupaten Rembang.

“Untuk Sekolah Rakyat, pemerintah menyiapkan kebutuhan peserta didik, mulai dari makan, pakaian hingga tempat tinggal. Harapannya, seluruh masyarakat memiliki kesempatan memperoleh pendidikan hingga minimal lulus SMA,” katanya.

Untuk memperluas jangkauan pelayanan kesehatan, Pemkab Rembang juga menargetkan pembangunan Rumah Sakit Wilayah Timur di Kecamatan Kragan pada 2027. Selain itu, pemerintah daerah merencanakan pembangunan puskesmas di Desa Sudan, Kecamatan Kragan.

Pembangunan fasilitas kesehatan tersebut diharapkan dapat mempermudah masyarakat di wilayah timur Kabupaten Rembang sehingga tidak perlu menempuh jarak terlalu jauh untuk memperoleh pelayanan kesehatan.

Sementara di sektor infrastruktur, Harno mengatakan Pemkab Rembang telah mengusulkan penanganan 15 titik jalan rusak kepada Kementerian Pekerjaan Umum. Salah satunya ruas Jalan Lodan–Bonjor yang menurutnya telah masuk dalam pembahasan.

“Dua minggu lalu saya ke Jakarta menanyakan langsung kepada PUPR. Mudah-mudahan Oktober atau November 2026 sudah mendapat persetujuan, termasuk anggaran dan realisasinya,” tandas Harno.

Rangkaian Pengajian Akbar kemudian dilanjutkan dengan mauidhoh hasanah oleh Agus H. Habibullah Sholeh dari Pondok Pesantren Langitan.

Dalam tausiyahnya, jamaah diajak menjadikan peringatan Maulid Nabi sebagai momentum untuk meneladani akhlak Rasulullah SAW, terutama dalam kejujuran, kesabaran dan kepedulian sosial.

“Peringatan Maulid hendaknya tidak berhenti pada seremoni, tetapi menjadi momentum menghidupkan keteladanan Rasulullah SAW dalam kehidupan nyata,” pungkasnya.

Reporter: Mu’ti Hartono RR
Editor: Adunk

Komentar

Komentar

Mohon maaf, komentar belum tersedia

Komentar menjadi tanggung-jawab Anda sesuai UU ITE.

Berita Terkait

Search