BEKASI – Sarang Tawon vespa yang ditemukan di atap tiang Penerangan Jalan Umum (PJU) tepatnya dikawasan depan Masjid Attaufiqillah Jalan raya Pertamina – Wates, Desa Kedung Jaya, Kecamatan Babelan, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, akhirnya dievakuasi oleh petugas Pemadam Kebakaran (Damkar), Selasa malam (14/11/2023).
Mulanya, temuan sarang tawon tersebut, dikeluhkan oleh warga, lantaran khawatir membahayakan keselamatan warga sekitar dan pengguna jalan yang lainnya. Akhirnya, Tim Destana (Desa Tangguh Bencana) Desa Kedung Jaya meminta bantuan petugas Pemadam Kebakaran (DAMKAR) untuk melakukan evakuasi.
Komandan regu satuan UPT Damkar Kabupaten Bekasi, Musa Rosyadi mengatakan, keberadaan sarang tawon itu awalnya diketahui siswa pelajar yang ada di sekitar lokasi karna memang berada tepat di gerbang sekolah MTS Attaqwa 05 Wates Kedung Jaya. Pasalnya, banyak tawon yang beterbangan di sekitar lingkungan sekolah.
“Saat diperiksa, ternyata terdapat sarang tawon vespa berukuran besar di atas tiang lampu PJU,” ujar Musa.
Warga melalui Tim Destana kemudian melapor melalui call center Kantor UPT Damkar Kabupaten Bekasi untuk meminta bantuan petugas melakukan evakuasi. Petugas Damkar berupaya mengevakuasi sarang tawon di tiang PJU milik Dinas Perhubungan itu pada Selasa malam (14/11/2023), sekitar pukul 22.30 WIB.
Dibantu petugas PLN dan warga, petugas Damkar mengaku tidak ada kesulitan dan bisa mengevakuasi sarang tawon vespa dalam waktu kurang lebih 15 menit. “Alhamdulillah, tidak ada korban dan sarang tawon pun bisa dievakuasi. Tidak ada kesulitan dalam evakuasi ini hanya saja terkendala di ketinggian sehingga kita meminta bantuan rekan dari PLN untuk meminjam tangga,” kata Musa.
Dampak Sengatan Tawon Vespa
Sekedar informasi, dari informasi yang diterima faktahukum.co.id, korban yang terkena sengatan dosis kecil, tak akan sampai meninggal, hanya akan mengalami alergi dengan gejala bengkak.
Dapat ditangani dengan cara dikompres menggunakan es ataupun bila tersisa sengatannya dapat dicabut.
Kendati demikian bila tak ditangani selama 1×24 jam atau yang menyerang secara berkelompok, maka akan mengalami anafilaksis atau reaksi alergi berat.
Selain itu, juga dapat mengalami kematian bila menderita sengatan yang cukup banyak.
Bila sengatan tersebut tak ditangani secara tepat, akan merusak organ tubuh seperti edema paru akut serta gagal ginjal.
Edema paru sendiri adalah kondisi adanya penumpukan cairan di paru-paru yang akhirnya berakibat sulit bernapas. Lalu, gagal ginjal akut menyebabkan fungsi ginjal menurun secara drastis. (Danu)