KOTA BEKASI – Kantor Cabang Dinas (KCD) Wilayah III Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Barat menegaskan komitmennya dalam memperkuat pendidikan karakter dan kesadaran hukum di kalangan pelajar melalui dukungan terhadap Program Polisi Mengajar yang digagas Polres Metro Bekasi Kota.
Dukungan tersebut disampaikan Kepala KCD Wilayah III, Dr. Hj. Rina Parlina, S.IP., MM., saat menghadiri kegiatan pembekalan Program Polisi Mengajar di Polres Metro Bekasi Kota.
Menurut Rina, pendidikan karakter tidak cukup hanya dibangun melalui proses pembelajaran formal di sekolah. Diperlukan keterlibatan berbagai pihak, termasuk kepolisian, untuk memberikan edukasi, keteladanan, serta pemahaman tentang pentingnya disiplin dan kepatuhan terhadap hukum sejak usia dini.
“Program Polisi Mengajar bukan sekadar kegiatan menyampaikan materi di ruang kelas, tetapi merupakan upaya bersama untuk membangun generasi muda yang berintegritas, disiplin, bertanggung jawab, serta memiliki rasa cinta tanah air,” ujarnya, Jumat (30/10/2026).
Ia menilai kehadiran kepolisian di lingkungan pendidikan dapat menjadi ruang edukasi yang positif sekaligus memperkuat hubungan antara aparat penegak hukum dengan generasi muda.
Rina juga menyoroti sejumlah persoalan yang perlu menjadi perhatian bersama dalam dunia pendidikan, mulai dari tawuran antarpelajar, perundungan (bullying), penyalahgunaan narkoba, kenakalan remaja, kekerasan, hingga penggunaan media sosial yang tidak bijak.
Menurutnya, berbagai persoalan tersebut membutuhkan pendekatan edukatif dan preventif, bukan semata-mata penindakan. Karena itu, materi yang disampaikan dalam Program Polisi Mengajar perlu dikemas secara komunikatif, inspiratif, humanis, dan disesuaikan dengan karakteristik peserta didik.
“Kami berharap melalui program ini, polisi dapat semakin dekat dengan pelajar. Kehadiran polisi harus dirasakan sebagai sahabat, pelindung, pengayom, sekaligus teladan bagi generasi muda,” tambahnya.
Lebih lanjut, Rina menegaskan bahwa keberhasilan pendidikan merupakan tanggung jawab bersama. Sekolah dan guru tidak dapat berjalan sendiri tanpa dukungan pemerintah, kepolisian, keluarga, masyarakat, serta dunia usaha dan dunia industri.
Oleh karena itu, KCD Wilayah III berharap Program Polisi Mengajar tidak berhenti sebagai kegiatan seremonial, melainkan berkembang menjadi kolaborasi berkelanjutan yang memberikan dampak nyata terhadap pembentukan karakter peserta didik.
Melalui sinergi dunia pendidikan dan kepolisian, KCD Wilayah III optimistis dapat turut mendorong terciptanya lingkungan sekolah yang aman, nyaman, dan kondusif, sekaligus melahirkan pelajar Kota Bekasi yang cerdas, berkarakter, berprestasi, cinta damai, serta memiliki kesadaran hukum dan jiwa kebangsaan.
Reporter: Vanaya | Editor: Adunk









