NTB – Pengabdian selama tiga dekade di lingkungan Tentara Nasional Indonesia (TNI) menjadi rekam jejak tersendiri bagi Isnaini. Perwira TNI abituren Sepa PK/PSDP ABRI Tahun 1994/1995 itu dikenal sebagai sosok yang konsisten menjaga integritas, loyalitas, serta dedikasi selama menjalani masa dinas hingga purna tugas.
Kolonel Inf. Drs. Isnaini, M.Si resmi dilantik sebagai perwira TNI pada 8 Mei 1995. Setelah pelantikan, ia melanjutkan pendidikan dasar kecabangan infanteri di Pusdikif Pussenif Bandung selama enam bulan.
Karier awalnya dimulai di Secapaad sebagai Danton Sisreg, Komandan Kompi Sisreg, sekaligus Guru Militer. Selama kurang lebih enam tahun bertugas sebagai tenaga pendidik militer, dirinya turut mendidik sekitar 10.000 siswa mulai Panorama 4 hingga Panorama 10.
Tidak hanya aktif mengajar, Kolonel Inf. Isnaini juga menyusun sejumlah bahan ajar atau hanjar yang kemudian dijadikan pedoman pelajaran di lingkungan pendidikan militer. Materi yang pernah disusunnya di antaranya Antropologi Budaya, Pengantar Ilmu Ekonomi, serta Administrasi Materil Satminka.
Pada Februari 2002, ia dipercaya menjabat sebagai Ws. Pasibinkomsos Korem 162/WB Mataram. Selanjutnya pada Juli 2002, dirinya menjabat sebagai Pasiminlogdim Sumbawa.
Dalam penugasan tersebut, Kolonel Inf. Isnaini pernah terlibat dalam penyelesaian konflik sosial antara masyarakat dan Polres Sumbawa ketika situasi memanas dan kantor polisi nyaris dibakar massa. Bersama personel Kompi Senapan B Yonif 742, situasi berhasil dikendalikan melalui pendekatan persuasif tanpa pertumpahan darah maupun kerugian personel dan materiil.
Pada tahun 2003, ia dipercaya menjabat sebagai Danramil 1606-06/Lapelopo Sumbawa. Dalam tugas kewilayahan tersebut, dirinya aktif mendorong peningkatan ketahanan pangan masyarakat di wilayah binaan.
Kariernya terus berkembang setelah mengikuti Diklapa II Perwira di Pusdikif Pussenif Bandung pada tahun 2005. Berbagai jabatan strategis kemudian diembannya di lingkungan Kodam I/Bukit Barisan.
Mulai dari Dandenma Rindam I/Bukit Barisan pada 2006, Gumil Utama Teknik/Staf Rindam I/Bukit Barisan tahun 2008, hingga Kepala Staf Kodim 0306/Lima Puluh Kota, Payakumbuh, Sumatera Barat pada periode 2009–2011.
Pada 2011–2012, ia menjabat sebagai Pasiwanwil Siter Korem 032/Wira Braja Sumatera Barat, termasuk saat menghadapi situasi pascabencana alam nasional Padang dan Mentawai.
Selanjutnya pada 2013–2017, Kolonel Inf. Isnaini dipercaya menjabat sebagai Kakaminvetcad Batusangkar dan Kakaminvetcad Pariaman.
Karier pengabdiannya terus berlanjut saat dipercaya menjadi Inspektur Madya Operasi Itdam I/Bukit Barisan pada 2018–2019. Pada tahun yang sama, dirinya juga mengikuti pendidikan Sus Auditor Ahli Pratama sebelum kemudian menjabat Kabag Minvetcaddam I/Bukit Barisan.
Semangat belajar terus dijaga. Tahun 2021, ia mengikuti Pendidikan Sekolah Staf dan Komando Angkatan Darat (Sesko AD) LXI sebelum kembali bertugas sebagai Inspektur Madya Verifikasi Keuangan (Irdya Verku) Itdam I/Bukit Barisan.
Pada tahun 2022, dirinya dipercaya menjabat sebagai Kepala Tim Pelatih (Katimtih) Rindam I/Bukit Barisan. Dalam jabatan tersebut, ia mendapat surat perintah langsung dari Pangdam I/Bukit Barisan untuk menjadi saksi ahli dalam penanganan kasus korupsi yang melibatkan oknum TNI di salah satu satuan besar wilayah Medan, Sumatera Utara.
Masih pada periode 2022–2024, ia mengemban amanah sebagai Komandan Depo Pendidikan Kejuruan Rindam I/Bukit Barisan.
Selain aktif di dunia militer, Kolonel Inf. Isnaini juga dikenal memiliki latar belakang akademik yang kuat. Ia merupakan lulusan terbaik STIA Mataram tahun 1992 pada Program Studi Administrasi Pemerintahan Daerah.
Saat kuliah, dirinya aktif sebagai anggota Menwa Mahajani NTB dan satu angkatan dengan Hadi Gunawan.
Ia juga pernah masuk 10 besar Karya Tulis Ilmiah Kreatif dalam rangka HUT Puslitbang TNI Tahun 1999 melalui karya berjudul “Pengaruh Produksi Susu Kuda Liar terhadap Peningkatan SDM di Desa Palama Donggo Kabupaten Bima, NTB.”
Untuk pendidikan umum, Kolonel Inf. Drs. Isnaini, M.Si menyelesaikan pendidikan S-2 di Universitas Andalas pada Program Studi Pembangunan Wilayah dan Desa tahun 2016 dan saat ini masih melanjutkan pendidikan Program Doktor (S-3).
Selama 30 tahun berdinas di lingkungan TNI, Kolonel Inf. Drs. Isnaini, M.Si mengaku selalu berupaya memberikan pengabdian terbaik di setiap amanah jabatan yang diterima. Hingga memasuki masa purna tugas, dirinya tidak pernah tercatat memiliki kasus, pelanggaran, maupun permasalahan baik secara pribadi maupun kedinasan militer.
Reporter: Ali Editor: Adunk









