KABUPATEN BOGOR – Kecamatan Tamansari menggelar Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Tahun 2026 dalam rangka penyusunan rencana pembangunan Tahun 2027, Selasa (27/1/2026), di Aula Kantor Kecamatan Tamansari. Dalam forum tersebut, ditetapkan 17 usulan prioritas pembangunan yang telah dipaparkan dan disepakati bersama.
Dari total usulan, sebanyak 14 prioritas difokuskan pada sektor pendidikan dan tiga lainnya pada bidang infrastruktur melalui dinas terkait pekerjaan umum. Pada sektor pendidikan, terdapat 33 Sekolah Dasar (SD) yang diusulkan, dengan 14 SD ditetapkan sebagai skala prioritas berdasarkan tingkat kebutuhan.
Camat Tamansari, Yudi Hartono, menjelaskan bahwa penetapan skala prioritas dilakukan secara berurutan menyesuaikan kemampuan anggaran daerah.
“Apabila anggaran hanya mencukupi sampai prioritas tertentu, maka yang direalisasikan adalah usulan dengan nomor urut teratas,” ujarnya.
Yudi berharap seluruh usulan prioritas tersebut dapat terdanai dan direalisasikan pada 2027 meski di tengah keterbatasan anggaran dan kebijakan efisiensi.
“Kami berharap semua usulan ini bisa terakomodir dan terlaksana demi kemajuan Kecamatan Tamansari,” tambahnya.
Sementara itu, Kepala Bidang Perekonomian dan Sumber Daya Alam Baperida Kabupaten Bogor, Rahmi Karmelia, menyampaikan bahwa pengembangan infrastruktur juga diarahkan untuk mendukung pusat pertumbuhan ekonomi baru, khususnya di kawasan yang ditetapkan sebagai geopark.
Menurutnya, perbaikan akses jalan, penataan transportasi, serta pengembangan peluang investasi seperti park and ride dan rest area terpadu diharapkan mampu mendorong pertumbuhan sektor pariwisata dan UMKM, sehingga berdampak langsung pada perekonomian masyarakat.
Baperida bersama perangkat daerah, lanjut Rahmi, berkomitmen mengawal seluruh usulan kewilayahan agar masuk dalam perencanaan dan penganggaran daerah secara berkelanjutan.
Reporter: Masnun
Editor: Adunk














