REMBANG – Pelaksana Harian (Plh) Bupati Rembang, H. M. Hanies Cholil Barro’, menegaskan komitmen pemerintah daerah dalam mendorong pemerataan pendidikan melalui program beasiswa daerah. Hal tersebut disampaikan usai rapat koordinasi (rakor) penerimaan Beasiswa Rembang Tahun 2026 yang digelar di Ruang Rapat Bupati Rembang, Rabu (8/4/2026).
Dalam arahannya, Gus Hanies menyampaikan bahwa program beasiswa tahun ini tetap mengusung visi “Satu Desa Satu Sarjana” sebagai upaya konkret meningkatkan kualitas sumber daya manusia, khususnya di wilayah desa yang masih minim lulusan perguruan tinggi. Program ini diharapkan mampu menjadi solusi ketimpangan akses pendidikan tinggi di Kabupaten Rembang.
“Berdasarkan hasil pendataan yang telah dilakukan, terdapat 11 desa di Kabupaten Rembang yang jumlah sarjananya masih di bawah 10 orang. Oleh karena itu, kami menetapkan desa-desa tersebut sebagai prioritas penerima beasiswa tahun ini,” ungkapnya.
Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa secara kemampuan anggaran, alokasi beasiswa sementara dapat mengakomodasi dua penerima di setiap desa prioritas. Namun demikian, pemerintah daerah tetap membuka peluang untuk menambah kuota penerima apabila kondisi anggaran memungkinkan.
“Jika ke depan ada perkembangan anggaran yang lebih baik, tentu akan kami tambah agar manfaatnya semakin luas,” imbuhnya.
Ia juga menginstruksikan pemerintah desa untuk segera melakukan pendataan secara akurat, transparan, dan tepat sasaran. Di sisi lain, masyarakat yang memiliki potensi dan minat melanjutkan pendidikan tinggi diharapkan proaktif berkoordinasi dengan pemerintah desa masing-masing.
“Kami berharap program ini mampu mencetak generasi muda berpendidikan yang menjadi penggerak pembangunan di daerahnya,” pungkasnya.
Reporter: Mu’ti Hartono I Editor: Adunk













