KABUPATEN BEKASI – Memperingati Hari Sumpah Pemuda ke-98 Tahun 2026, Kecamatan Cibitung menghadirkan kegiatan yang tidak sekadar bersifat seremonial. Melalui Gelaran UMKM bertema “UMKM Bangkit, Ekonomi Maju, Masyarakat Sejahtera”, pemerintah kecamatan bersama Karang Taruna menghadirkan berbagai kegiatan produktif yang memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.
Kegiatan yang berlangsung di halaman Kantor Kecamatan Cibitung, Sabtu (31/10/2026), tersebut dikemas dengan beragam agenda menarik, mulai dari senam bersama, bazar UMKM, turnamen Mobile Legends, pasar murah bawang merah, servis kendaraan gratis hingga pelayanan administrasi kependudukan.
Camat Cibitung, Encun Sunarto, mengatakan kegiatan ini merupakan bentuk kolaborasi antara pemerintah kecamatan, Karang Taruna, pelaku UMKM, dan pihak swasta untuk mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat sekaligus memberikan ruang bagi kreativitas generasi muda.
Menurutnya, peringatan Sumpah Pemuda harus menjadi momentum untuk menghadirkan kegiatan yang produktif dan manfaatnya dapat dirasakan secara langsung oleh masyarakat.
“Kami ingin kegiatan ini tidak sekadar seremonial, tetapi benar-benar memberikan manfaat yang dapat dirasakan masyarakat,” ujarnya.
Dorong UMKM Lokal Naik Kelas
Salah satu fokus utama kegiatan tersebut adalah memberikan ruang promosi bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di Kecamatan Cibitung.
Berdasarkan data pemerintah kecamatan, terdapat sekitar 800 pelaku UMKM di wilayah Cibitung. Dari jumlah tersebut, hampir 200 pelaku usaha telah terdaftar dalam Forum UMKM dengan berbagai sektor usaha, mulai dari kuliner, fesyen, tata rias hingga bidang usaha lainnya.
Pada kegiatan kali ini, sebanyak 25 pelaku UMKM yang tergabung dalam kepengurusan tingkat kecamatan turut berpartisipasi.
Melalui bazar tersebut, produk-produk lokal diharapkan semakin dikenal masyarakat, memiliki jangkauan pasar lebih luas, serta mampu meningkatkan pendapatan para pelaku usaha.
Pelayanan Gratis dan Ruang Kreativitas Pemuda
Tidak hanya menggerakkan sektor ekonomi, kegiatan ini juga menghadirkan pelayanan yang menyentuh kebutuhan masyarakat.
Melalui kerja sama dengan pihak swasta, tersedia pemeriksaan kendaraan sekaligus servis dan penggantian oli gratis bagi 40 unit sepeda motor.
Selain itu, masyarakat dapat memanfaatkan pasar murah bawang merah sebanyak 200 kilogram. Sebanyak 100 kilogram pertama dijual dengan harga Rp18.000 per kilogram, sedangkan tahap berikutnya dibanderol Rp25.000 per kilogram.
Pelayanan administrasi kependudukan juga dihadirkan melalui dukungan Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Bekasi.
Sementara itu, turnamen Mobile Legends yang berlangsung selama dua hari menjadi wadah bagi generasi muda untuk menyalurkan minat dan bakat di bidang olahraga elektronik atau e-sport.
Ketua Karang Taruna Kecamatan Cibitung, Wahyudin, menyampaikan bahwa turnamen tersebut diikuti 32 tim dari tujuh desa dengan total hadiah Rp2.250.000.
Menurutnya, kegiatan kepemudaan harus mampu menjadi ruang kreativitas, memperkuat persaudaraan, sekaligus mendorong anak muda mengambil peran dalam pembangunan daerah.
Karang Taruna Didorong Jadi Penggerak Kemandirian
Encun Sunarto juga mendorong Karang Taruna agar tidak hanya aktif dalam kegiatan seremonial, tetapi turut mengambil bagian dalam menjawab persoalan sosial dan meningkatkan keterampilan masyarakat.
Salah satu upaya yang didorong adalah menjalin kemitraan dengan perusahaan melalui program tanggung jawab sosial perusahaan atau Corporate Social Responsibility (CSR).
Program pelatihan keterampilan seperti servis pendingin ruangan (AC), mekanik sepeda motor, teknik pengelasan hingga tata rias dinilai dapat membuka peluang kerja dan mendorong kemandirian ekonomi generasi muda.
Sementara itu, Wahyudin menegaskan bahwa semangat Sumpah Pemuda harus menjadi kekuatan untuk menyatukan pemuda dari berbagai desa.
“Berbeda desa bukan berarti berbeda tujuan. Kita tetap satu semangat, satu persaudaraan, dan satu tekad untuk membangun Kecamatan Cibitung yang lebih maju,” ungkapnya.
Melalui kolaborasi pemerintah, Karang Taruna, pelaku UMKM, dan sektor swasta, Gelaran UMKM Cibitung diharapkan menjadi langkah nyata dalam membangun ekonomi kerakyatan sekaligus memperkuat peran generasi muda.
Semangat Sumpah Pemuda bukan hanya tentang mengenang sejarah persatuan, tetapi juga bagaimana generasi muda mengambil bagian dalam menciptakan perubahan, membangun kemandirian, dan menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat. (Adv)









