KOTA BEKASI – Pelaksana Harian (Plh.) Wali Kota Bekasi Abdul Harris Bobihoe memimpin apel pagi yang diikuti seluruh aparatur Pemerintah Kota Bekasi, Senin (8/6/2026). Kegiatan tersebut juga dirangkaikan dengan penandatanganan kerja sama antar lembaga serta penyerahan santunan BPJS Ketenagakerjaan.
Dalam amanatnya, Harris Bobihoe menegaskan bahwa persoalan persampahan menjadi salah satu prioritas Pemerintah Kota Bekasi yang harus segera ditangani melalui berbagai inovasi dan kolaborasi lintas sektor.
Menurutnya, pemerintah daerah saat ini tengah mendorong pemanfaatan sampah menjadi energi terbarukan sebagai solusi jangka panjang dalam mengatasi persoalan lingkungan dan pengelolaan sampah di Kota Bekasi.
Untuk mendukung program tersebut, Harris meminta seluruh perangkat daerah bergerak cepat dan memperkuat sinergi antarinstansi, termasuk dalam penyediaan lahan yang dibutuhkan dengan tetap mengacu pada prosedur dan ketentuan perundang-undangan yang berlaku.
“Seluruh perangkat daerah harus berkolaborasi dan bergerak cepat agar program penanganan sampah dapat berjalan optimal demi mewujudkan lingkungan yang lebih bersih dan sehat,” ujarnya.
Selain membahas persoalan lingkungan, Harris juga memberikan perhatian terhadap momentum kelulusan dan kenaikan kelas siswa. Ia mengingatkan seluruh satuan pendidikan agar tidak membebani orang tua siswa dengan kegiatan perpisahan yang berlebihan.
“Perpisahan sekolah dilaksanakan sederhana, tetapi tidak mengurangi maknanya. Cukup diselenggarakan di sekolah masing-masing dan tidak boleh ada penahanan ijazah oleh pihak sekolah,” tegas Harris.
Menjelang pelaksanaan Seleksi Penerimaan Murid Baru (SPMB), Harris Bobihoe menekankan pentingnya penyelenggaraan proses penerimaan siswa baru yang transparan, objektif, dan sesuai dengan aturan yang berlaku.
Ia menegaskan bahwa Pemerintah Kota Bekasi tidak akan mentolerir segala bentuk penyimpangan maupun praktik kecurangan yang dilakukan oleh oknum dalam pelaksanaan SPMB.
“SPMB harus berjalan sesuai prosedur dan ketentuan yang berlaku. Pemerintah daerah akan menindak tegas segala bentuk kecurangan yang dilakukan oleh oknum,” tandasnya.
Melalui komitmen tersebut, Pemerintah Kota Bekasi berharap berbagai program pembangunan dan pelayanan publik dapat berjalan lebih baik, sekaligus meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap tata kelola pemerintahan yang bersih, transparan, dan akuntabel.
Reporter: Denor Editor: Adunk









